Perputaran Ekonomi Menjelang Idul Fitri Pusat Perbelanjaan di Penuhi Pengunjung
Mediapertiwi,id,Pontianak-KalBar- Penomena di kota pontianak setiap tahun saat mendekati hari raya idul fitri disetiap pusat perbelanjaan perputaran ekonomi sangat luar biasa melaju pesat tampak jelas di mall mall maupun pertokoan dipadati para pengunjung yang ingin berbelanja kebutuhan hari raya dan pakaian baru untuk hari raya.
Disaat ekonomi merosot jauh harga harga bahan pokok melonjak dan semua nya naik namun tidak seperti yang dilihat fakta nyata di setiap pusat perbelanjaan mall maupun pertolongan penuh degan para pengunjung yang berbelanja contoh saat awak media mencoba memantau pada hari Minggu 23 Maret 2025 dari jam 10 : 00 pagi hingga pukul 20:00 tumpah ruah masyarakat dibeberapa penjuru daerah memenuhi pusat perbelanjaan di kota Pontianak yang di kenal Kota Katulistiwa.
Nampak jelas masyarakat provinsi Kalimantan barat tidak bisa semuanya dianggap tidak mampu atau kesulitan ekonomi sebab mereka bertumpuk penuh di semua mall pusat perbelanjaan termasuk tempat tempat tongkrongan cafe semua dipadati pengunjung dan jalan jalan protokol pun sudah mulai tersendat sendat sebab banyaknya kendaran roda dua maupun roda empat yang lewat.
Salah satu pengunjung Mall Ramayana ibu Eti dan bapak Ibrahim yang berasal dari kabupaten landak sedang berbelanja pakaian kebutuhan lebaran saat diminta keterangan mengatakan mereka jauh jauh dari landak ke kota Pontianak hanya mencari kebutuhan untuk hari raya,dan mereka bukan sendiri aja banyak warga landak dan kabupaten lain yang ada di Kalbar semua datang ke kota Pontianak untuk berbelanja kebutuhan lebaran.
Saat ditanya apakah ada kesulitan ekonomi saat menjelang hari raya degan harga harga barang mulai naik,bapak Ibrahim menjawab itu sudah biasa pak namanya dekat hari raya cetusnya.
Nah teryata tidak semua masyarakat Kalbar merasa sulit saat menjelang hari raya harga bahan pokok dan pakaian naik harga, semoga masyarakat Kalbar semua makmur dan tidak ada lagi ditemukan masyarakat dibawah kemiskinan.
Sumber : Bapak Ibrahim
Penulis: Jono Aktivis98.
Post a Comment